Dari Madrasah ke Dunia: Siswa MAN IC Pekalongan Raih 24 LoA Internasional, Diganjar Laptop oleh Menag

banner 120x600

Jakarta — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momen istimewa bagi Valzan Baruna Arkananta, siswa kelas XII MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan. Di tengah rangkaian upacara yang digelar di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (2/5/2026), ia menerima penghargaan berupa sertifikat dan satu unit laptop dari Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Apresiasi tersebut diberikan atas capaian Valzan yang berhasil mengantongi 24 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi luar negeri. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di level global.

Perjalanan Valzan dimulai dari ketertarikannya menelusuri informasi kampus luar negeri. Setelah mempelajari berbagai persyaratan dan merasa memenuhi kriteria, ia mulai mengajukan pendaftaran ke sejumlah universitas sejak November 2025 dengan mengirimkan dokumen serta esai secara bertahap.

Minatnya pada bidang teknologi, khususnya computer science, membuatnya menargetkan melanjutkan studi di University of Sidney, Australia, dengan fokus pada pengembangan algoritma. Ia menilai bidang tersebut akan menjadi kunci penting di masa depan.

Tak hanya Australia, Valzan juga mendaftar ke sejumlah perguruan tinggi di Selandia Baru, Belanda, China, hingga Amerika Serikat. Hingga kini, ia masih menunggu hasil seleksi dari enam kampus lain yang dijadwalkan diumumkan pada Juli mendatang.

Dalam prosesnya, berbagai tantangan harus dihadapi, mulai dari kesiapan dokumen hingga kemampuan bahasa asing. Untuk memenuhi standar, Valzan mengikuti tes IELTS sebanyak dua kali hingga berhasil meraih skor 7.

Saat ini, ia juga tengah mengupayakan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), program beasiswa penuh hasil kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan, guna mendukung studinya di luar negeri.

Dukungan sekolah turut menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. Guru Bimbingan Konseling MAN IC Pekalongan aktif mendampingi proses pendaftaran, mulai dari konsultasi, pengisian formulir, hingga penyusunan dokumen pendukung seperti surat rekomendasi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi capaian tersebut dan menilai keberhasilan Valzan mencerminkan kualitas pendidikan madrasah yang mampu melahirkan generasi berkarakter dan berdaya saing global.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menyebut capaian 24 LoA bukan sekadar angka, melainkan indikator kuat atas kualitas akademik, kemampuan bahasa, serta kesiapan menghadapi seleksi perguruan tinggi internasional.

Prestasi ini sekaligus menjadi penegas bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu mencetak generasi yang siap bersaing di panggung dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *