Indramayu, Cakrabuanapos.my.id — Komisi III DPRD Indramayu menggelar rapat kerja bersama manajemen Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu pada Kamis (21/11/2025) untuk membahas berbagai persoalan terkait pelayanan air bersih kepada masyarakat. Pertemuan yang dihadiri pimpinan serta anggota Komisi III dan jajaran direksi Perumdam itu berlangsung di ruang rapat kantor DPRD Indramayu.
Dalam paparannya, Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu menjelaskan sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi, terutama terkait suplai air curah dari wilayah Kuningan. Meskipun Perumdam telah memenuhi kewajiban pembayaran hingga bulan Desember, suplai air yang diterima masih jauh di bawah ketentuan.
“Seharusnya Perumdam menerima suplai minimal 100 liter per detik. Namun realisasi di lapangan tidak mencapai angka tersebut,” demikian penjelasan pihak manajemen Perumdam dalam rapat. Kondisi ini, menurut mereka, berdampak langsung pada stabilitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Indramayu.
Atas persoalan tersebut, Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu mengaku telah mengirimkan somasi kepada pihak terkait. Perumdam menegaskan bahwa investasi dalam pengelolaan air curah saat ini sudah sangat besar sehingga ketidakstabilan suplai air akan menimbulkan kerugian signifikan baik secara teknis maupun finansial.
Perumdam juga meluruskan informasi yang sempat berkembang di masyarakat terkait suplai air yang mengalir ke PT Polytama. Pihak Perumdam menegaskan bahwa air yang digunakan oleh perusahaan tersebut bukan berasal dari suplai Kuningan, melainkan dari sumber air Kepandean, sehingga tidak ada kaitannya dengan polemik suplai air curah Kuningan yang saat ini bermasalah.
Menanggapi paparan tersebut, Komisi III DPRD Indramayu meminta pihak terkait segera menyelesaikan persoalan suplai air guna menghindari dampak yang lebih luas terhadap masyarakat. Komisi III menegaskan bahwa pemenuhan hak suplai air harus menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar warga.
“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secepatnya. Pelayanan air bersih tidak boleh terganggu karena masyarakat Indramayu sangat bergantung pada Perumdam Tirta Darma Ayu,” tegas Komisi III dalam kesimpulan rapat.
Dengan penyelesaian yang tepat, diharapkan Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.
















